BAB I
PENDAHULUAN

1.      Latar Belakang

Dalam kehidupan sehari-hari sering dijumpai permasalahan yang berkaitan dengan matematika. Hal ini dapatdilihat dari banyaknya permasalahan yang dapat dianalisis menggunakan matematika. Oleh karena itu, diperlukanpemahaman khusus pada matematika.
Alam semesta memuat teori-teori dan konsep matematika, meskipun alam semesta tercipta sebelummatematika itu ada. Alam semesta serta segala isinya diciptakan Allah dengan ukuran-ukuran yang cermat dan teliti,dengan perhitungan- perhitungan yang mapan, dan dengan rumus-rumus serta persamaan yang seimbang dan rapi.
Matematika merupakan pengetahuan yang berkenaan dengan struktur dan hubungannya yang memerlukansymbol-simbol atau lambang. Simbol-simbol ini digunakan untuk membantu mengkonstruksi aturan-aturan denganoperasi yang ditetapkan.  Simbolisasi  menjamin  adanya  komunikasi  dan  mampu  memberikan keterangan untuk membentuk suatu konsep baru.
Semua teori yang sulit dimengerti itu tak ayal hanyalah pemikiran atas apa yang dilihat, dirasakan dan dipikirkan. Semua sudah tersedia. Allah yang menciptakan manusia sudah sejak lama mengajarkannya. Pertama, dengan menciptakan manusia menjadi 2 jenis, laki-laki lantas perempuan. Kedua, Ia ciptakan bumi berputar atas dua waktu, siang dan malam. Selanjutnya,  Ia juga menciptakan manusia dengan dua mata, dua telinga, dua tangan dan dua kaki, semuanya kiri dan kanan. Ada langit, lalu ada pula bumi. Lalu, kemudian manusia mengilhaminya hingga menciptakan banyak cabang ilmu baru termasuk pelajaran matematika. Maka, sekarang saya mulai paham mengapa dalam Alquran, Allah seolah menantang manusia untuk selalu belajar dengan berfikir ”maka apakah kalian tidak berfikir?”
Saya sempat berpikir tentang adanya limit tak hingga. Bagaimana mungkin sebuah limit dengan angka pasti, hanya dengan merubah fungsi dapat menjadi tak terhingga? Bukankah limit itu sendiri secara harfiah bermakna batas? Batas adalah sesuatu yang bisa dicapai sehingga berdasarkan logika kemahasiswaaan saya waktu itu seharusnya batas tersebut terhingga dan pasti.
Tetapi pengaplikasian matematika dapat diamati dalam proses penyelesaian suatu permasalahan yang dimodelkan dalam konsep matematika. Dengan memperhatikan semesta pembicaranya, konsep tersebut akan lebihmudah diselesaikan dan dapat diambil suatu perkiraan yang mendekati suatu kesimpulan.
Oleh karena itu, matematika memiliki peranan penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang lain dan mempu menjawab permasalahan-permasalahan kehidupan dengan cepat dan tepat serta dapat dipertanggung-jawabkan.

 
2.      Rumusan Masalah
1.      Memahami materi limit
2.      Mengetahui manfaat limit dalam kehidupan sehari hari  
  
  



















 
BAB II
PEMBAHASAN

           Dalam matematikakonsep limit digunakan untuk menjelaskan sifat dari suatu fungsi, saat argumen mendekati ke suatu titik, atau tak hingga; atau sifat dari suatu barisan saat indeks mendekati tak hingga. Limit dipakai dalam kalkulus (dan cabang lainnya dari analisis matematika) untuk mencari turunan dan kekontinyuan.
           Dalam pelajaran matematika, limit biasanya mulai dipelajari saat pengenalan terhadap kalkulus, dan untuk memahami konsep limit secara menyeluruh bukan sesuatu yang mudah.

PENERAPAN LIMIT DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

1.      Bidang Fisika
Konsep limit digunakan dalam berbagai macam bidang dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, produksi maksimum dari mesin suatu pabrik, dapat dikatakan merupakan limit untuk pencapain hasil. Pada prakteknya, pencapaian tersebut tidak tepat, tapi mendekati sedekat dekatnya. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak pernah sadar bahwa semua yang kita lakukan itu berkaitan dengan matematika. Misalnya seperti proses jual-beli dan lain sebagainya yang erat hubungannya dengan perhitungan. Demikian dengan limit fungsi, secara tidak sadar digunakan dalam bidang kedokteran. Seseorang yang menderita rabun jauh akan memakai kacamata lensa cekung agar dapat melihat dengan normal. Oleh karena itu, ia meminta bantuan seorang dokter. Mula-mula dokter tersebut memeriksa dan menguji jarak pandang pasien untuk mengetahui seberapa parah penyakitnya. Setelah itu, dokter tersebut harus menentukan jarak fokus lensa cekung kacamata dari pasien tersebut. Ternyata, jarak fokus lensa cekung tersebut dapat diperoleh dengan rumus dengan
f = jarak fokus lesa,
s =jarak mata ke benda dan
s’=titik jauh mata penderita.
Jadi, dengan menggunakan limit fungsi, penderita rabun jauh dapat tertolong sehingga penderita tersebut dapat melihat dengan normal kembali. Selain itu, limit fungsi  berguna untuk menghitung rotasi bumi dan benda lain yang seperti elips.



2.      Bidang kedokteran
Limit juga berguna untuk menghitung kerusakan jantung yang biasa ditampilkan dalam bentuk USG pada kasus cardiac carest. Pada kasus ini sang dokter hanya bisa melihat data-data dari USG tapi tidak bisa menentukan dengan cepat bagian sel mana yang rusak di jantung sementara sel jantung itu sangat banyak. Maka pada kasus ini dibutuhkan penghitungan limit untuk menebak luas area sel jantung yang rusak. Contoh lain adalah populasi bakteri atau virus dan kemungkinan berapa persen virus itu menular dengan melalui udara, area kontribusi dan kecepatan angin dihitung grafiknya melalui limit
3.      Bidang Kimia
Dalam bidang ini, limit fungsi berguna untuk menghitung kekuatan besi yang bergesekan dengan air asin dan menghitung ketahanannya dalam menghadapi pengkaratan. Pembuatan tanggal kedaluarsa makanan.

4.      Bidang Ekonomi
Limit fungsi sering digunakan oleh pemerintah dalam menentukkan pajak yang harus dibayar oleh masyarakat. Dalam bidang ekonomi, limit fungsi juga sering digunakan dalam menghitung biaya rata-rata dan bunga.























BAB III
KESIMPULAN

Dari beberapa konsepsi tentang konsep limit yang telah diutarakan, dapat ditarik beberapa kesimpulan,
1.   Matematika merupakan pengetahuan yang berkenaan dengan struktur dan hubungannya yang memerlukan symbol-simbol atau lambang. Simbol-simbol ini digunakan untuk membantu mengkonstruksi aturan-aturan dengan operasiyang ditetapkan.  Simbolisasi  menjamin  adanya  komunikasi  dan  mampu  memberikan keterangan untukmembentuk suatu konsep baru. Konsep baru terbentuk karena adanya pemahaman terhadap konsep sebelumnya sehingga konsep-konsep matematika itu tersusun hirarkis atau terurut.
2.    Konsep-konsep matematika banyak diterapkan dalam ilmu pengetahuan lain, hal ini sesuai dengan istilah matematika sebagai induknya ilmu pengetahuan. Serta konsep-konsep matematika banyak diterapkan dalam menyelesaikan masalah-masalah dalam kehidupan sehari-hari.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

SITUS WEBSITE TELKOMSEL DIDEFACE HACKER